7 Tips Sehat untuk Puasamu. Biar Asam Lambung Nggak Naik Melulu

|

Kalau kamu punya riwayat sakit lambung, makan teratur adalah kunci. Telat makan sedikit perut bisa perih dan melilit. Salah makan sedikit perut bisa merintih dan bergejolak. Padahal di bulan Ramadan, perutmu akan dalam keadaan kosong selama lebih dari 12 jam. Naik turunnya asam lambung membuat ibadah terkadang terganggu dan nggak jadi maksimal.

Puasa memang sedikit lebih berat bila kamu punya penyakit asam lambung. Tapi itu bukan berarti kamu kehilangan kesempatan untuk berpuasa dengan maksimal. Untuk meminimalisir naik-turunnya asam lambung selama puasa, coba deh terapkan pola sehat ini.

 

1. Menyegerakan berbuka itu sangat dianjurkan hukumnya. Kalau bisa batalkan puasamu dengan beberapa butir kurma

buka puasa dengan kurma via lifestyle.okezone.com

Sesuai hukumnya, buka puasa itu memang harus disegerakan. Nggak perlu ditunda-tunda bila memang ada kesempatan. Selain itu, perutmu yang kosong lebih dari 12 jam terus memproduksi asam lambung. Asam lambung yang mubazir dan nggak segera terpakai inilah yang menyakiti lambungmu. Jadi perutmu perlu segera diisi agar asam lambungnya bisa segera berfungsi untuk memecah makanan. Untuk mencegah kenaikan asam lambung, kamu juga bisa mengonsumsi kurma saat berbuka puasa. Karena kurma mudah dicerna dan merupakan pemanasan yang baik untuk lambungmu sebelum diisi makanan yang lebih berat.

2. Meski lapar luar biasa, makannya jangan berlebihan ya. Hindari kebiasaan balas dendam, yang hanya akan membuat lambungmu tersiksa

Jangan “balas dendam” saat buka puasa via travelingyuk.com

Ini nih yang sering jadi kebiasaan kita. Ketika sedang berpuasa, sebungkus permen pun terlihat begitu menggugah selera. Begitu adzan magrib berkumandang segala macam makanan dimakan untuk balas dendam setelah seharian menahan. Inilah yang membuat lambungmu tersiksa. Setelah seharian kosong, kamu perlu pelan-pelan mengisi perutmu. Bagi seorang penderita maag, makan memang harus bertahap. Sedikit-sedikit tapi sering. Langsung memenuhi perutmu dengan berbagai makanan enak justru bisa jadi bumerang.

3. Hindari makanan-makanan yang nggak ramah lambung selama bulan Ramadan. Sebulan menahan diri nggak apa-apa kan?

Nggak boleh ngopi dulu ya via www.menshealth.com

Menu makanan juga menentukan. Sebagai penderita maag kamu harus menghindari beberapa makanan yang bisa memicu naiknya asam lambungmu. Minuman seperti kafein dan soda kurang oke untuk kamu konsumsi. Begitu juga dengan makanan pedas. Gorengan memang nikmat banget dikonsumsi sebagai makanan pembuka. Tapi kandungan lemaknya yang tinggi nggak cocok dengan perutmu yang sensitif. Kamu yang penggila es krim dan cokelat, ditunda dulu ya.

4. Jangan sampai ketinggalan sahur hanya karena terlalu malas untuk bangun. Ingat, kamu butuh bekal untuk berpuasa 13 jam

telat sahur via www.teen.co.id

Bangun jam 3 pagi untuk makan sahur terkadang rasanya sangat berat. Apalagi untuk anak kosan yang sahurnya selalu sendirian. Belum lagi malamnya harus begadang menyelesaikan urusan. Seringkali sahur terlewatkan dan puasa dijalani tanpa persiapan. Tapi kalau kamu penderita sakit lambung, makan sahur wajib hukumnya. Bukan hanya mengikuti sunah, tapi sahur adalah bekal untuk menghadapi puasa 13 jam nanti. Jadi jangan malas makan sahur lagi ya!

5. Biar makanmu nggak buru-buru, hindari sahur mepet dengan azan subuh. Makan pelan-pelan akan membantu pencernaanmu

Makan sahur jangan terburu-buru via www.moodster.id

Makan terburu-buru juga bisa memicu naiknya asam lambung. Karena makan terlalu cepat akan membuat kerja lambung jadi berat. Supaya perutmu aman, luangkan waktu sahur 2-3 jam sebelum imsak. Jadi kamu bisa makan dengan tenang tanpa diburu-buru waktu. Selain itu, dengan sahur lebih awal kamu juga bisa sahur dengan beberapa tahap. Nggak perlu sekali makan dan terburu-buru supaya tepat waktu.

6. Hindari langsung tidur setelah sahur. Mendingan isi dengan kegiatan bermanfaat, agar perut sehat dan ibadah pun maksimal

Jangan langsung tidur selepas sahur via www.bantennews.co.id

Siapa yang nggak suka tidur selepas sahur? Rasa kenyang dan dinginnya waktu subuh memang jadi waktu paling nyaman untuk kembali ke kasur. Namun langsung tidur atau rebahan setelah sahur bisa membuat isi lambungmu, termasuk asam lambung kembali ke kerongkongan. Supaya aman, beri jeda 2-3 jam setelah sahur untuk kembali tidur.

7. Usahakan pakai pakaian longgar. Beri ruang untuk lambungmu supaya nggak tertekan

Pakai pakaian longgar via id.aliexpress.com

Jelana jeans ketat dan pakaian yang melekat rapat di badan kurang cocok dipakai untuk kamu yang lambungnya sakit-sakitan. Bukan soal fesyen, tapi pakaian yang ketat akan menambah tekanan pada lambung. Celana jeans yang ketat bisa membuat makanan yang di perut kembali ke lambung dan kerongkongan. Itulah yang membuat asam lambung kita naik dan rasa mual pun datang. Apalagi di saat puasa begini, usahakan pakai pakaian longgar ya!

 

Menjaga pola sehat wajib hukumnya selama puasa. Terutama yang punya masalah dengan lambung. Jangan sampai asam lambung yang naik-turun mengacaukan ibadahmu ya. Selamat menjalani ibadah puasa!