7 Tradisi Bulan Ramadan Hingga Lebaran yang Rasanya Hanya Bisa Kamu Temui di Indonesia

|

Rasanya ada banyak alasan yang membuat Ramadan menjadi bulan nan spesial bagi umat Islam. Salah satunya mungkin ada karena banyaknya kebiasaan atau tradisi di Indonesia yang hanya bisa dinikmati selama bulan Ramadan saja. Ya, hal-hal yang dalam praktiknya selama bulan puasa tersebut hanya bisa ditemukan di Indonesia saja.

Kira-kira apa saja sih kebiasaan atau tradisi asli Indonesia yang biasanya dirasakan selama bulan puasa? Yuk, langsung simak bareng Hipwee di bawah ini!

 

1. Kebiasaan mudik jelang lebaran seperti jadi hal yang begitu wajib dilakukan

Mudik, yuk! via triomotor.co.id

Entah kenapa mudik seolah jadi tradisi wajib yang begitu spesial bagi banyak orang. Jelang Lebaran, hiruk pikuk soal mudik pastilah begitu jadi sorotan. Kebanyakan orang yang punya kampung halaman berlomba untuk mendapatkan tiket dengan harga murah atau mengatur jadwal keberangkatan agar tak kena macet di jalan. Ya, mungkin salah satu yang menyempurnakan bulan Ramadan adalah mudik dan bertemu sanak saudara di kampung halaman.

 

2. Bangunin sahur keliling sampai sahur on the road juga jadi salah satu tradisi yang  suka dilakukan muda-mudi

Sahur dululah~ via www.dailymoslem.com

Saat sahur, telingamu mungkin begitu akrab untuk mendengar suara-suara yang ramai membangunkan kamu untuk segera sahur. Entah dengan alunan kendang, kentongan, atau bahkan suara teriakan anak-anak kecil saja. Iya, tradisi membangunkan sahur sambil berkeliling jadi hobi yang nggak bisa dilewatin.

Kemudian juga ada sahur on the road alias kebiasaan sahur berkeliling di jalan sembari membagikan makanan pada mereka yang membutuhkan. Dimana kegiatan satu ini biasanya dilakukan oleh sekelompok muda-mudi yang sekalian jadi ajang reunian. Dan, ya, kegiatan sahur ala-ala tersebut rasanya memang jadi favoritnya anak-anak muda.

 

3. Lebaran yang identik dengan baju baru nggak kalah jadi kebiasaan yang agaknya perlu disiapkan, walau memang nggak wajib banget sih…

Diskon, lho! via eQuator.co.id

Baju baru buat Lebaran turut identik menghiasi serba-serbi bulan Ramadan. Meski bagi sebagian orang itu jadi hal yang nggak wajib dilakukan, tapi agaknya baju baru agaknya jadi perlu juga disiapkan. Nggak heran jika bagi yang sudah bekerja Tunjangan Hari Raya alias THR begitu ditunggu-tunggu untuk digunakan berburu diskonan. Hihi.

 

4. Ziarah kubur atau nyekar ke makam orang-orang tersayang jelang Ramadan dan Lebaran ikut meramaikan tradisi yang selalu dirasakan

Nyekar ke makam yang tersayang… via www.inspirasibangsa.com

Entahh apa alasan yang pasti, tapi ziarah kubur atau nyekar ke makam orang-orang tersayang jelang Ramadan dan lebaran turut meramaikan. Ya, tradisi tersebut selalu terasa hangat setiap tahunnya. Nggak heran jika pada bulan spesial ini lingkungan pemakaman jadi berubah jadi begitu ramai.

 

5. Sungkeman atau saling bertukar maaf jadi sebuah tradisi yang mungkin bisa dikatakan cukup sakral untuk dilakukan

Sungkeman sama Mama dan Papa. 🙂 via islamidia.com

Usai melakukan salat Idul Fitri, sungkeman atau saling bertukar maaf seolah jadi sebuah tradisi yang bisa dikatakan cukup sakral untuk dilakukan. Bagaimana tidak sakral, sungkem sembari berucap maaf pada orangtua dan mereka yang lebih tua seringkali menguras air mata dan membawa suasana jadi tiba-tiba melankolis adanya. Dan, keluarga siapa yang dengan rutin menjaga tradisi satu ini?

 

6. Jasa tukar uang baru di pinggir jalan ikutan jadi kebiasaan tahunan yang muncul dadakan

Duit baru! via Jitunews.com

Bagi-bagi angpau dengan lembaran baru seperti sebuah keharusan. Dan adanya hal tersebut menjadikan sebuah kebiasaan tahunan yang selalu muncul dadakan, yakni adanya orang-orang yang menawarkan jasa untuk menukar uang baru di pinggir jalan. Kamu pasti pernah ‘kan melihat hal ini, atau bahkan kamu pernah menukarkan uangmu pada mereka? Ya, nggak salah sih, cuma mungkin kamu perlu lebih berhati-hati, takutnya uang yang mereka punya nggak asli.

 

7. Mungkin ini jadi kebiasaan yang begitu menyenangkan, di mana pusat Ibukota yang justru sepi di hari raya Idul Fitri

Anti macet, Coy~ via simomot.com

 

Bagi warga Ibukota yang nggak memiliki kampung halaman, mungkin satu kebiasaan ini terasa begitu menyenangkan. Iya, sepinya pusat Ibukota di hari raya Idul Fitri karena mungkin hampir separuh penduduknya tengah pergi seperti memberikan kenikmatan tersendiri. Jakarta yang sepi, tanpa macet, dan terasa tenang jadi kebiasaan terbaik yang buat nyaman di Lebaran.

 

Itulah dia beberapa kebiasaan atau tradisi selama bulan Ramadan hingga lebaran tiba yang rasanya hanya akan kamu temui di Indonesia. Siapa sih di antara kamu yang masih menjaga semua tradisi tersebut bersama dengan teman dan keluarga?