Bukti Masih Banyak Orang Baik: Kakek Penjual Pisang yang Dirampok dan Akhirnya Mendapatkan Ganti Berpuluh Kali Lipat

|

Jika selama ini media sosial sering dikaitkan dengan hal-hal negatif, maka beberapa hari ini netizen boleh berbangga hati. Mereka masih membuktikan kalau masih ada orang baik di negeri ini. Sebuah cerita yang membuat murka sekaligus menyayat hati berhasil menyatukan netizen untuk berbuat kebaikan di bulan baik ini. Mereka bersama-sama, tanpa perintah atau suruhan, membantu seorang kakek yang baru saja mengalami hal yang sangat menyedihkan. Yuk simak ceritanya!

 

Kisah ini bermula saat kakek penjual pisang dirampok oleh orang bermobil yang mengaku ingin membeli dagangannya

Kakek penjual pisang dirampok orang bermobil via www.instagram.com

Kisah kakek penjual pisang ini viral di media sosial setelah akun Instagram @thenewbikingregetan mengunggah apa yang dialami beliau. Kakek bernama Suratman adalah penjual pisang keliling yang sehari-hari berjualan di jalan Kota Baru, Jambi. Beberapa hari yang lalu kakek Suratman menjajakan dagangannya di depan GOR Kota Baru. Lalu ada pembeli yang menggunakan mobil sejenis Innova atau Avanza yang ingin membeli dagangan beliau. Dengan alasan malu membeli pisang karena bulan puasa, si pembeli menyuruh kakek masuk ke dalam mobil. Setelah membayar 15 ribu rupiah, pembeli yang berjumlah tiga orang tersebut mengunci mobil dan mengambil uang kakek Suratman sebesar 1,1 juta rupiah. Padahal uang tersebut adalah tabungannya untuk menebus kursi yang sudah dipesannya untuk Lebaran. Nggak butuh waktu lama cerita ini menyebar di media sosial. Netizen geram dengan pelaku yang dengan teganya merampok kakek tua ini.

 

Setelah cerita ini viral, netizen meminta agar kakek membuka rekening bank untuk donasi

Rekening kakek penjual pisang via www.instagram.com

Para netizen yang iba dengan keadaan sang kakek meminta agar kakek Suratman dibuatkan rekening bank agar mereka bisa memberikan donasi. Beruntung, beberapa orang yang merupakan staf bank swasta mencari dan menyambangi rumah beliau. Kakek Suratman pun dibuatkan rekening bank untuk memudahkan netizen yang ingin berdonasi. Dan lebih bersyukurnya lagi, setelah nomor rekening beliau disebar, hingga saat ini lebih dari 42 juta rupiah telah masuk ke dalam rekening beliau. Tentu saja hal ini nggak kakek Suratman sangka. Uangnya yang hilang dirampok oknum bermobil akhirnya diganti oleh Yang Maha Kuasa berpuluh-puluh kali lipat dalam waktu singkat.

 

Nggak cuma donasi berupa uang yang terus mengalir, kakek juga mendapat sofa baru yang semula ingin ditebusnya

Akhirnya punya sofa via www.instagram.com

Nggak sampai di situ, sukarelawan lainnya memberikan satu set sofa secara gratis untuk kakek Suratman. Memang, uang yang dirampok tersebut awalnya akan digunakan untuk menebus sofa yang sudah dipesannya. Namun gagal setelah uang yang ditabungnya itu raib dirampok. Kejadian yang dialami oleh kakek Suratman ini telah mengetuk hati orang banyak. Mereka merasa terharu dan bersimpati pada kakek penjual pisang ini. Seharusnya tentu seperti inilah kegunaan media sosial.

 

Hal ini tentu menjadi bukti bahwa masih banyak orang baik di luar sana. Tanpa ada suruhan atau komando, mereka langsung bergerak membantu kakek Suratman. Mulai dari membuatkan rekening bank, membelikan kursi sofa, dan memberikan donasi berupa uang yang terus mengalir ke rekening beliau. Apalagi di bulan yang penuh berkah ini. Tentu segala macam kebaikan akan dilipatgandakan pahalanya. Semoga kakek Suratman sehat selalu ya, agar bisa terus berjualan seperti biasa. Dan semoga pencuri yang tega merampok kakek tertangkap atau setidaknya sadar akan apa yang dilakukannya.