Ini Sunahnya Berbuka Puasa yang Baik, Bahkan Secara Medis Sangat Menyehatkan Lho!

|

Puasa bukan sekedar soal menahan haus dan lapar. Tetapi puasa juga merupakan sebuah ibadah dan kewajiban yang harus dilaksanakan umat Muslim di Bulan Ramadan.  Di dalam melaksanakan puasa, ada banyak sekali anjuran-anjuran dan sunnah yang bisa kita lakukan agar puasa kita lebih berkah.

Saat berbuka puasa, banyak juga sunah-sunah yang bisa kita lakukan. Ternyata nggak hanya nambah pahala, kegiatan ini diketahui juga baik bagi kesehatan. Daripada berbuka puasa dengan kalap dan terkesan balas dendam, yuk pahami sunah-sunah rosul saat berbuka yang juga baik bagi kesehatan kamu.

Sunah berbuka dengan yang manis adalah perhitungan yang sangat teliti dari Rasulullah

Kurma dan air via media.ihram.asia

Untuk berbuka puasa, kita selalu dianjurkan berbuka dengan yang manis. Rasululloh menyontohkannya dengan menyantap beberapa buah kurma saat berbuka dan sebelum salat magrib. Ini merupakan perhitungan yang ssangat teliti. Secara medis, saat berpuasa kondisi liver kita kosong, sehingga tidak mampu menyalurkan zat-zat yang diperlukan oleh tubuh. Sedangkan makanan manis adalah makanan yangpaling disukai liver atau paling mudah diserap apalagi dalam keadaan basah, oleh karena itu meminum air juga disunahkan lho. Ketika kita mengonsumsi makanan manis, maka tubuh kita akan meresponnya dengan baik. Kurma merupakan buah yang mengandung gula alami yang sangat baik bagi tubuh kita, namun jika tidak ada kurma kita bisa menggantinya dengan kudapan manis lainnya. Tapi  lebih baik jangan yang pakai pemanis buatan ya!

Setelah makan kurma dan minum, salatlah terlebih dahulu

Shalat magrib dulu via cdn2.tstatic.net

Setelah menyantap kurma dan minum air, Rasulullah melaksanakan ibadah shalat magrib terlebih dahulu. Secara medis ini juga sangat baik, setelah memakan beberapa buah kurma energi tubuh kita terpulihkan berkat kandungan gula. Energi tersebut mampu menguatkan kita untuk melaksanakan ibadah salat magrib. Selain itu, jeda ibadah salat ini menahan kita untuk tidak buru-buru menyantap semua makanan. Tau sendiri ‘kan, kalau puasa dan tiba saatnya berbuka rasanya pengen balas dendam dan makan semua makanan! 😀

Sesuatu yang berlebihan sangat tidak dianjurkan. Bukan hanya karena kamu harus sabar, secara medis ini berbahaya untuk lambung

Ketika berpuasa, otomatis jam makan kita berubah. Hal ini tentu saja membuat lambung kita harus menyesuaikan kembali jam makan kita. Ketika lambung seharian tidak mencerna makanan, maka lambung cenderung bekerja lambat. Jika kita terus memaksa banyak makanan masuk perut untuk dicerna lambung, maka lambung akan kaget. Layaknya mesin, jika dipaksa untuk bekerja tanpa adanya pemanasan, maka sangat tidak baik. Untuk itu, berbuka secara berlebihan ini dapat menyebabkan penyakit asam lambung lho.

Sunah yang dianjurkan oleh Rasulullah adalah berbuka puasa dengan proporsi seimbang. Pembagiannya yaitu sepertiga perut kita diisi dengan air, sepertiganya lagi dengan makanan, dan sepertiganya lagi dengan udara. Sehingga memenuhi perut kita dengan makanan sangatlah tidak dianjurkan.

Menunaikan ibadah tarawih memang sunnah, selain dapat pahala ternyata gerakan melakukan gerakan salat tarawih meningkatkan metabolisme

Yang khusyuk pak! via sidomi.com

Setelah berbuka, umumnya tubuh kita akan merasa kenyang dan banyaknya makanan yang kita konsumsi bisa menjadi bahan pembakaran oleh tubuh kita. Namun dengan metabolisme yang lambat maka proses pembakaran tidak akan berjalan maksimal. Shalat sunnah tarawih yang berjumlah 23 rakaat tanpa kita sadari memiliki manfaat yang luar biasa. Gerakan salat mampu meningkatkan metabolisme tubuh kita sekaligus memperlancar aliran darah, apalagi dengan hitungan rakaat tarawih yang cenderung lebih banyak dari salat wajib. Daya tahan tubuh kita pun akan meningkat dan tetap sehat meski puasa.

Memberi makanan berbuka pada sesama Muslim yang puasa, nggak cuma bikin sehat raga tapi jiwa juga

Berbagi itu indah via images1.prokal.co

Nah kalau ini adalah kegiatan yang bikin jiwa kita sehat. Bersedekah dengan memberikan makanan berbuka, selain akan mendapatkan pahala kita pun akan membersihkan jiwa kita dari sifat bakhil atau kikir. Berbagi kebahagiaan tidak akan mengurangi kadar kebahagiaan kita lho, namun justru sebaliknya. Bukankah kita akan senang ketika melihat raut kebahagiaan di wajah saudara-saudara kita sesama Muslim? Yuk mulai berbagi.

Ternyata di balik kesunahan Rasulullah yang berlimpah pahala, kita juga bisa memperoleh manfaat-manfaat nyata yang baik bagi tubuh kita. Jadi mengapa masih ragu untuk melaksanakan sunah-sunah ini?